BINJAI – MEDIAMASIP
Kantor Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai, yang menjadi salah satu kantor DPRD termegah di Sumatera Utara dinilai sudah tidak pantas.
Pasalnya, bangunan empat lantai yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 45 miliar tersebut, kini kondisinya cukup memprihatinkan, padahal belum ada satu tahun ditempati.
Amatan wartawan, tampak kaca depan pintu masuk ke kantor lembaga wakil rakyat itu sudah tidak berfungsi lagi. Terlihat dua kaca gedung itu pecah.

Setelah kita masuk ke dalam gedung, tampak beberapa sudut terlihat sudah berlumut dan cat dinding gedung terkelupas.
Tidak itu saja, kebersihan di kantor DPRD juga sangat minim. Pada setiap sudut terdapat sarang laba – laba (sawang) dan juga terlihat retakan di dinding.
Sekretaris DPRD Kota Binjai, Putri Syawal Sembiring yang dikonfirmasi terkait kondisi gedung DPRD tersebut mengatakan, kaca gedung DPRD pecah saat acara pesta rakyat Simpedes yang digelar BRI Cabang Binjai di Lapangan Merdeka Binjai beberapa waktu lalu.
“Iya (kaca) pecah waktu acara BRI di tanah lapang (lapangan merdeka) kemarin. Sewaktu mereka cek sound, tiba – tiba pecah,” kata Putri, Senin (14/8/2023).

Putri juga menambahkan, mereka sudah menghubungi penyedia kaca yang sebelumnya memasang kaca tersebut.
“Sudah dipesan, kemungkin dalam waktu dekat ini dipasang lagi, mungkin lima hari lagi,” katanya.
Mengenai beberapa dinding yang berlumut, Putri mengaku itu akibat rembesan air yang ada di rooftop lantai 4 gedung tersebut.
“Kita (DPRD) mengajukan agar Pemko Binjai menyisihkan anggaran untuk merenovasi rooftop atas gedung ini,” ungkapnya. (Jufri)
Editor: Tohap Manurung,SH
Discussion about this post